BBM naik… lagi?

Kayaknya nggak asing lagi mendengar berita harga BBM akan naik lagi.. hmm, yang bisa di pastikan adalah harga-harga komoditi lain juga akan ikut naik. Jelas dan pasti harga kebutuhan pokok akan merangkak naik. Walaupun tidak ada isu BBM naik pun, harga kebutuhan pokok sangat sensitif untuk naik, seperti hari raya, kenaikan gaji PNS, ketersediaan bahan pangan, dll. Tidak hanya itu imbas yang paling utama adalah bertambahnya living cost, hmm.. sedihnya.

Apa yang sih sebenarnya yang mengakibatkan harga BBM itu naik, biaya produksi yang tinggi, pengurangan subsidi dari pemerintah, harga yang mengikuti harga pasar dunia, atau ada alasan lain?

Oke.. sekarang kita lihat..! nilai mata uang dari waktu-kewaktu selalu mengalami penurunan daya beli, orang ekonomi bilang ini adalah akibat “inflasi”. Jadi uang yang kita kumpulkan rupiah demi rupiah selama ini akan menurun daya belinya dari waktu-kewaktu (wah.. gimana dong..?). Tak tanggung-tanggung uang yang disimpan dalam tabungan pun nggak luput dari inflasi ini. Menyiasati cara hidup hemat memang nggak salah, memangkas pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu sanagat baik, tapi itu hanya bersifat menunda penggunaan uang saja tidak menyelamatkan uang itu sendiri.

Memilih jenis investasi yang aman, cocok, mudah pengelolaannya sudah menjadi tren saat ini. Berinvestasi dalam bentuk emas, tanah dan bangunan (paling tidak dari waktu-kewaktu jenis investasi seperti ini selalu ikut naik), dan beberapa bentuk investasi yang memiliki resiko tidak ada salahnya dilakukan.

Bulan depan biaya hidup (minimal) jadi naik lagi…. fyuuhh…, ada ide untuk menyiasati ini?

Iklan

One thought on “BBM naik… lagi?

  1. Hari Kamis 22 Mei (sore hari), antrian di beberapa SPBU mulai ramai.. untungnya motor butut yang saya pake masih memiliki persedian aman.. sampe besok.
    Heran.. seandainya kenaikan harga BBM ini menjadi suatu hal yang biasa dan wajar.. mungkinkah?

    Hari Jumat 23 Mei (pagi hari), sudah tidak terlihat lagi antrian yang begitu panjang di SPBU, saatnya si motor minta jatah bahan bakar, sesampainya di SPBU angka 6000 sudah terlihat di mesin dispenser, 20rb dapet 3liter kembali 2rb.. Alhamdulillah bensin masih dapat terbeli.
    Beranjak dari SPBU menuju ke warung makan untuk makan pagi sekaligus makan siang (hehehhe.. perilaku jaman kuliah masih kebawa…) makan lotek seharga 5rb Alhamdulillah belum naik… 🙂 malam harinya ketika makan malam dengan menu nasi rawon.. 4,5rb (weh.. naik 5ratus) Alhamdulillah masih bisa makan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s