Fearness..

Setiap manusia pasti memiliki perasaan ini, wajar dan manusiawi. Secara umum bisa diartikan suatu perasasan yang muncul akibat sesuatu yang ada pada diri kita akan lepas atau pergi. Sebagai contoh apa yang dimiliki saat ini, apa yang diraih saat ini, apa yang menjadi kebiasaan saat ini, lalu kemudian muncul di dalam pikiran semuanya itu akan lepas, lenyap, pergi.

Hmm.. sekilas nampak serius. Rasa takut dapat muncul kapan saja dan dimana saja baik secara sadar maupun tidak. Bagaimana cara mengaturnya…?. (maaf disini anda tidak akan mendapatkan “How To”nya). Kembali lagi pada masing-masing pribadi, setiap individu memiliki cara-cara sendiri untuk mengatasi (mungkin bisa juga di artikan “menghindari”) dari perasaan ini, misalnya: tidak memikirkannya lagi (untuk kasus-kasus tertentu..? 😀 ), mencari alternatif penyelesaian, atau mungkin apabila sudah tidak ada jalan lain lagi yang bisa di ambil.. pasrah. Pasrah dalam hal ini saya artikan sebagai “tunduk”, bahwa kita lemah dan kita terbatas. Bagi-Nya hal yang sulit akan lebih mudah dengan ijin-Nya, dan begitu pula seballiknya.

Percaya kepada ketentuan-Nya, selalu berdoa dan berusaha dengan sebaik-baiknya.

Iklan

2 pemikiran pada “Fearness..

  1. fearness.. it’s natural … apalagi ketika ketakutan itu kita tanyakan kpd “manusia2 sesepuh” di desa… “Kulo wedi menawa Malaikat Izrail rawuh” (heheh)

    Seharusnya ini yang kita tanamkan.. to prepare…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s