Memburu barang bersubsidi

Para petani saat ini kebingungan karena kesulitan mendapatkan pupuk urea, kemana lenyapnya pupuk urea tersebut..? dari berita yang disiarkan baik dari elektronik maupun cetak dapat kita lihat. Menurut produsen pupuk. mereka selalu menjaga agar produksi pupuk jenis tersebut tetap terjaga. Menurut distributor pupuk, mereka berkilah pasokan pupuk dari produsen belum tiba alias berkurang. Lalu dibagian mana yang salah?. Tak heran, ini yang selalu dihadapi negeri ini, produksi masih terus dilakakan namun di tingkat konsumen barang yang diharapkan sangat sedikit bahkan tidak ada.

Lalu efektifkah subsidi yang digelontorkan pemerintah sejak dari dulu namun masih belum tepat sasaran?. Budaya spekulan ternyata masih saja diminati oknum masyarakat, mereka menimbun komoditi bersubsidi lalu menjualnya dengan harga yang lebih tinggi. Di salah satu liputan berita elektronik seorang ibu tertangkap membawa ratusan liter mitan yang ia beli di kampungnya (harga subsidi) untuk di jual kembali dengan harga non subsidi, dalam berita disebutkan hanya selisih seribu rupiah. Adapula yang menimbun komoditi bersubsidi di gudang untuk kemudian dijual dikemudian hari ketika semua harga naik, bahkan ada yang menjual ke luar negeri dengan kapal tangker.. 😀 ck..ck..

Komoditi bersubsidi memang lebih murah dari harga biasa, namun pemahaman yang tidak benar menimbulkan aksi-aksi spekulasi untuk mengeruk keuntungan sendiri. Akhirnya lapisan rakyat paling bawah yang merasakan akibatnya, harga nya mahal jauh dari harga eceran yang ditentukan bahkan malah sampai barangnya pun tidak ada alias susah didapat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s