Port DVI

Digital Visual Interface (DVI) sering di jumpai pada kartu grafis, namun sering pula dalam kemasannya disertakan konektor tambahan supaya dapat disambungkan pada kabel VGA biasa. Sehingga jika berencana untuk mengganti kartu grafis baru namun monitornya masih menggunakan jenis CRT (baca: monitor tabung) hal ini tidak menjadi permasalahan. Seperti kartu grafis yang masih saya pakai saat ini keluaran dari Albatron dengan chipset NVDIA Geforce 8600 (masih nabung untuk ganti yang baru ๐Ÿ˜€ ), outputnya hanya ada 2x port DVI. Bekerja normal menggunakan konektor DVI-VGA dan disambungkan pada monitor CRT Philips 17″.

Sehubungan dengan selesainya proses migrasi dari layar tabung ke layar LCD pada beberapa bulan yang lalu, dan juga kebetulan adanya dukungan port DVI pada LCD Philips 18,5″ tersebut maka dicoba menghubungkan kartu grafis dengan LCD menggunakan kabel DVI.

Jika menggunakan kabel biasa (konektor DVI-VGA) pilihan HD,SD pada gambar diatas tidak muncul. Ketika kartu grafis diset pada 720p, 1280 x 720 (recomended), dilihat dengan kasap mata nampak sedikit kabur atau apalah istilahnya yang jelas kalo dipakai untuk bekerja “ngetik” kurang nyaman dan lebih nyaman jika menggunakan 1366 x 768 (native). Sedangkan bila digunakan untuk nonton DVD hampir belum terasa perbedaan yang begitu signifikan (pemantauan hanya sebatas dari penglihatan kasap mata dengan pekerjaan normal sehari-hari).

Baca: http://en.wikipedia.org/wiki/Digital_Visual_Interface

Iklan

3 thoughts on “Port DVI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s