Abu vulkanik

Adalah semburan bahan material dari sebuah letusan gunung berapi dan akan menyebar luas dengan hembusan angin. Selasa 26 Oktober, gunung Merapi mengeluarkan tanda-tanda aktifitas vulkaniknya. Awan panas atau orang setempat menyebutnya awan “wedus gembel” menerjang desa-desa di sekitar lereng Merapi dengan radius 10 km dari puncak, termasuk desa sang juru kunci mbah Marijan.

Sejak status aktifitasnya ditingkatkan menjadi “Awas”, Merapi tak henti-hentinya mengeluarkan abu vulkanik hingga pernah tercatat mencapai ketinggian lebih dari empat ribu meter. Di daerah kota Yogyakarta (Keraton) pun terkena dampak hujan abu vulkanik bahkan hujan pasir, bahkan dirasakan sampai Ciamis, Bandung dan Bogor. Karena daya letusannya yang diperkirakan lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya, maka radius aman ditingkatkan menjadi 20 km dan hal ini berakibat pada pemindahan posko-posko pengungsian yang sebelumnya diperkirakan aman.

Lereng Merapi merupakan daerah yang sangat subur disana terdapat perkebunan salak pondoh yang sangat populer. Mayoritas kegiatan masyarakatnya adalah bercocok tanam dan berternak. Disepanjang aliran sungai dijadikan tambang pasir dengan kualitas pasir yang berkualitas baik. Boleh dibilang masyarakat lereng merapi sangat bergantung pada sumber daya alam yang ada disana, sehingga pemukiman warga disana padat.

Roda selalu berputar, begitulah kenyataannya. Saat ini Merapi punya “hajat” yaitu memuntahkan material yang telah ditahannya beberapa waktu, namun kali ini lebih dahsyat. Merapi dengan segala mitosnya menjadi buah bibir nasional hingga internasional, tak hanya melumpuhkan kehidupan masyarakat lerengnya namun juga melumpuhkan jadwal penerbangan.

Berilah waktu kepada Merapi untuk geliatnya, ketika ia mulai tertidur kembali kesuburan akan menyebar disegala penjuru.

Iklan

5 thoughts on “Abu vulkanik

  1. Terima kasih, saat ini aktifitas merapi sudah menurun. Radius aman sudah turun menjadi 10 KM dan hanya Kabupaten Sleman, DIY saja yang masih 20 KM dengan status “Awas.”

  2. Kondisi saat ini status “Siaga”, sebagian besar pengungsi sudah kembali. Dikhawatirkan daerah sekitar aliran sungai yang dilalui lahar dingin akan meluap karena seringnya tejadi hujan baik intensitas sedang maupun besar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s