Opor Panggang, Baciro

Opor ayam merupakan masakan yang istimewa terutama di Jawa, setiap ada hajatan atau lebaran Idul Fitri tiba hampir menjadi menu wajib tiap keluarga dan disandingkan dengan ketupat atau lontong atau juga nasi. Masakan opor ayam bisa disajikan dengan potongan ayam utuh atau suwir tergantung selera, dengan kuah santan opor kuning. Lebih spesifik lagi apabila bila ayamnya dipanggang, sehingga ada tekstur daging yang sedikit gosong, tentunya ada cita rasa yang berbeda dengan opor ayam yang tidak dipanggang. đŸ˜€

Boleh dibilang sangat jarang opor panggang di jogja, namun di daerah Baciro anda bisa menemukannya. Tepatnya kalau dari jalan layang lempuyangan ke selatan sampe pertigaan tunjung lalu belok ke timur (menuju stadion mandala krida), kira-kira 200 meter dari pertigaan tunjung disebelah selatan jalan (menghadap ke utara) terdapat rumah makan bernama Opor Panggang ii baba. Opor panggangya enak, satu porsi opor panggang ada sambal goreng tahu dan acarnya, ditambah satu gelas teh manis anget menjadi 11 ribu. Lalu, bonusnya anda bisa melihat koleksi kecap tradisional yang dipajang di almari kaca.

Sempat juga berkenalan dengan pemilik rumah makan ini, namanya H Mohammad Yahya yang ternyata asli orang Kudus, se-daerah :D, beliau sudah lama berjualan di Jogja bahkan punya rumah makan yang sama di Kudus, tepatnya di Jl Sudirman Kudus. Selamat mencoba..

Iklan

3 pemikiran pada “Opor Panggang, Baciro

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s