Sate Buntel Tambak Segaran, Jogja

Sate Buntel, adalah masakan sate daging kambing yang cara penyajiannya tidak seperti sate daging kambing biasanya. Daging kambing dicincang halus kemudian dibungkus atau “dibuntel” dalam istilah orang Jawa dengan lemak kambing yang tipis lalu dibumbu merica dan kecap manis, baru kemudian dibakar diatas bara api arang hingga matang.

Menurut cerita, masakan ini dikenal lebih dulu di daerah Surakarta, kemudian ada penjual yang membuka cabang di daerah Jogja dan nama Tambak Segaran disematkan dalam papan nama warung ini. Makanya agak sedikit bingung juga cari nama daerah Tambak Segaran di sekitar Jogja, eh ternyata ada.

Nah bagi rekan-rekan yang ingin mencoba Sate Buntel bisa langsung datang ke jalan Brigjen Katamso, tidak jauh dari Mall Jogjatronik sekitar 100 meter ke arah selatan (THR Pura Wisata) dan warungmya berada di sisi timur jalan. Disamping masakan sate buntelnya yang enak, disana juga menyediakan masakan lainnya yaitu gule sum-sum dan gule kaki yang tak kalah enaknya. Selamat mencoba..

Iklan

Sate Klatak Pak Jono, Jejeran

Mencoba masakan sate yang tersohor di daerah Bantul, tepatnya di Pasar Jejeran, Wonokromo, Pleret. Sate Klatak berbahan dasar daging kambing yang dipotong-potong seukuran jempol dewasa dan cara memasaknya hanya dibumbui garam saja lalu ditusukan pada jeruji besi lalu dibakar diatas bara api dari tungku arang.

Mengapa disebut sate klatak?, menurut cerita kata klatak diambil dari bunyi yang keluar ketika sate itu dibakar. Mungkin karena hanya berbumbu garam dan ciri daging kambing yang berair ketika dimasak menyebabkan bunyi semacam klatak.. klatak.. :D. Lantas saya juga berpikir kenapa tidak dinamai dengan asal daerah masakan itu muncul, misal sate jejeran (nama daerah), sate pasar (nama lokasi jualan), atau yang lainnya, itulah letak dimana ke-khasannya sate ini.

Lanjutkan membaca “Sate Klatak Pak Jono, Jejeran”

Nasi Goreng Pliket, Kuncen

Tepatnya berada di jl. HOS Cokroaminoto tidak jauh dari Pasar Klitikan ke arah selatan, persis sebelah selatan Bank BRI dan di seberang jalan ada Bank Mandiri, disanalah tempat warung Sate Pak Dakir. Menu makanan serba kambing, mulai dari sate, tongseng, gule, lelung (gule balung, masakan gule dicampur dengan tulang), dan nasi goreng kambing.

Berbeda dengan nasi goreng kambing pada umumnya, nasi goreng kambing bikinan Pak Dakir ini sangat khas yaitu tidak menggunakan campuran daging kambing atau babat melainkan bagian kambing yang lain yang mengandung lemak dan sumsum tulang kambing. Nasi goreng pliket ini juga populer dengan nama Nasi goreng Butet, katanya sih.. makanan kesukaan Si Butet Kartaredjasa dan jadi langganan jajan di warung ini.

Aroma masakan kambing memang khas, apalagi masakan yang satu ini …hmm pastinya berkolesterol tinggi. Disamping menu makanan tersebut warung ini juga menyediakan minuman yang sangat khas, yakni wedang tape :D. Penasaran dengan sensasi nasi goreng pliket dan wedang tape?? silahkan mampir dan mencobanya..